{"id":2203,"date":"2026-04-20T09:37:15","date_gmt":"2026-04-20T02:37:15","guid":{"rendered":"https:\/\/agroinvestama.com\/sinergi-lintas-sektor-perkuat-produksi-kedelai-nasional-melalui-panen-perdana-di-cibubur\/"},"modified":"2026-04-20T09:39:32","modified_gmt":"2026-04-20T02:39:32","slug":"sinergi-lintas-sektor-perkuat-produksi-kedelai-nasional-melalui-panen-perdana-di-cibubur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/sinergi-lintas-sektor-perkuat-produksi-kedelai-nasional-melalui-panen-perdana-di-cibubur\/","title":{"rendered":"Sinergi Lintas Sektor Perkuat Produksi Kedelai Nasional melalui Panen Perdana di Cibubur"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional kembali menunjukkan langkah nyata melalui kegiatan panen perdana kedelai yang digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan kolaboratif ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari Gerakan Pramuka, Kementerian Pertanian, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, hingga Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), guna merespons tingginya ketergantungan terhadap impor kedelai. <\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hadir di lokasi panen, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bahtiar, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dyah, serta Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari. Turut serta dalam peninjauan hasil panen tersebut adalah Petrus Tjandra, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bidang Kedelai DPN HKTI sekaligus mewakili Agro Investama Group. <\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lahan percontohan seluas lima hektar di Cibubur ini diproyeksikan memiliki produktivitas mencapai dua hingga tiga ton per hektar. Area ini juga menjadi sarana edukasi bagi para petani dengan diterapkannya tiga metode pemupukan yang berbeda, yakni penggunaan pupuk kimia, organik, serta metode kombinasi. Langkah ini diambil untuk menemukan formula terbaik dalam meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.  <\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam diskusi di lapangan, Petrus Tjandra menekankan bahwa keberhasilan program kedaulatan pangan sangat bergantung pada pendampingan petani yang utuh. Selain sarana produksi seperti benih dan pupuk, aspek kepastian harga menjadi faktor krusial yang menentukan keberlanjutan minat tanam di tingkat petani. Hal ini sejalan dengan visi yang sedang diupayakan melalui pengembangan Integrated Farming di lahan-lahan yang dikelola Agro Investama Group, di mana keterpaduan ekosistem menjadi kunci untuk memastikan kemandirian pangan tetap berjalan beriringan dengan kesejahteraan petani lokal.  <\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kementerian Pertanian sendiri telah menetapkan target ambisius untuk pengembangan lahan kedelai seluas 37.500 hektar pada tahun 2026. Tantangan utama saat ini terletak pada ketersediaan benih nasional yang harus segera dikejar guna mendukung target tersebut. Oleh karena itu, pemerintah terus menjalin kemitraan dengan koperasi produsen untuk menjamin penyerapan hasil panen di pasar domestik.  <\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sinergi yang tercipta di Cibubur ini diharapkan menjadi pemantik bagi perluasan program serupa di wilayah lain. Kadin Indonesia juga mendorong adanya intervensi harga agar produk kedelai lokal mampu bersaing secara sehat dengan komoditas impor. Melalui kolaborasi berbagai pihak ini, Indonesia diharapkan secara bertahap mampu mengurangi ketergantungan impor dan memenuhi kebutuhan protein nabati dari hasil tanah sendiri.  <\/p>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional kembali menunjukkan langkah nyata melalui kegiatan panen perdana kedelai yang digelar di Bumi Perkemahan dan&#8230; <a class=\"view-article\" href=\"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/sinergi-lintas-sektor-perkuat-produksi-kedelai-nasional-melalui-panen-perdana-di-cibubur\/\"><\/a>","protected":false},"author":4,"featured_media":2201,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[68,67,66],"class_list":["post-2203","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kedaulatan-pangan","tag-kedelai","tag-soybean"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2203","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2203"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2203\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2203"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2203"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agroinvestama.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2203"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}