
Sebagai bagian dari Agro Investama Group, PT Nusantara Green Energy (NGE) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan inovasi industri kelapa sawit yang berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY), badan penyelenggara INSTIPER Yogyakarta dan AKPY Stiper, untuk membangun Teaching Plant berbasis Steamless Palm Oil Technology (SPOT).
Kesepakatan ini diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Utama PT Nusantara Green Energy, Iman Dermawan, dan Ketua Pengurus YPKPY, Dr. Ir. Purwadi, M.S., di kampus INSTIPER pada Selasa (10/2). Acara ini langsung dilanjutkan dengan prosesi groundbreaking pembangunan pabrik kelapa sawit teknologi SPOT yang terintegrasi dengan Technology and Inovation Center INSTIPER.
Bagi NGE, pembangunan Teaching Plant ini merupakan langkah strategis untuk mengedukasi sekaligus mendemonstrasikan efisiensi teknologi pengolahan sawit masa depan. Fasilitas ini dirancang sebagai learning factory bagi mahasiswa sekaligus pusat riset hilirisasi kelapa sawit yang ramah lingkungan.
Direktur PT Nusantara Green Energy, Petrus Tjandra, yang juga merupakan alumni INSTIPER Yogyakarta, menegaskan bahwa inovasi yang dibawa oleh perusahaan merupakan jawaban atas tantangan industri saat ini.
“Pabrik kelapa sawit dengan teknologi SPOT atau Steamless Palm Oil Technology merupakan pabrik bersistem kering yang menjadi solusi dari permasalahan pabrik konvensional saat ini. Pengolahan SPOT menggunakan udara panas, bukan uap panas, sehingga tidak memerlukan sterilizer dan boiler. Hasilnya, pabrik ini tidak menghasilkan limbah cair,” ungkap Petrus Tjandra.
Ia menambahkan bahwa ketiadaan limbah cair membuat operasional pabrik jauh lebih ramah lingkungan karena emisi gas rumah kaca berhasil ditekan secara signifikan. Selain itu, desain kapasitas produksi yang lebih kecil dan efisien membuat teknologi SPOT dari NGE sangat cocok diimplementasikan oleh petani rakyat di Indonesia karena dapat dibangun dekat dengan area perkebunan.
Dalam kolaborasi ini, pembagian peran telah disepakati secara jelas. YPKPY menyediakan lahan serta infrastruktur pendukung, sementara PT Nusantara Green Energy memegang peranan utama dalam penyediaan teknologi dan perangkat pengolahan bersistem SPOT. Kedua belah pihak juga akan berkolaborasi menyiapkan sumber daya manusia dan tenaga ahli untuk operasional Teaching Plant tersebut.
Melalui kemitraan ini, PT Nusantara Green Energy di bawah naungan Agro Investama Group berharap dapat terus menjadi motor penggerak inovasi teknologi perkebunan. Kolaborasi bersama INSTIPER ini tidak hanya berorientasi pada penciptaan alat yang lebih efisien, tetapi juga wujud nyata komitmen perusahaan dalam mencetak SDM unggul untuk industri kelapa sawit Indonesia yang lebih hijau.
Tags: Minyak sawit, SPOT, YKPY






