Sinergi Riset dan Kebijakan: Agro Investama Group Hadiri FGD Bersama PR-EIJP BRIN Bahas Adopsi Teknologi Hijau SPOT

Mendukung hilirisasi sawit dan energi berkelanjutan, Agro Investama Group berpartisipasi aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penelitian yang diinisiasi oleh Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan (PR-EIJP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Mengusung topik “Hilirisasi Sawit dan Energi Berkelanjutan: Kebijakan Investasi Mendorong Penerapan Seamless Palm Oil Technology (SPOT)”, pertemuan strategis ini diadakan untuk merumuskan arah kebijakan masa depan industri sawit nasional.

1. Fokus Diskusi dan Ruang Lingkup Kebijakan

Berdasarkan dokumen resmi penelitian PR-EIJP BRIN tertanggal 30 September 2026, kegiatan FGD ini dirancang untuk mengkaji secara mendalam berbagai aspek krusial dalam menarik investasi swasta di sektor agro-industri. Beberapa fokus utama pembahasan meliputi:

  • Efektivitas Kebijakan Insentif: Menganalisis instrumen insentif fiskal maupun non-fiskal yang paling tepat untuk menarik minat investasi swasta ke dalam hilirisasi sawit, khususnya melalui penerapan teknologi hijau Seamless Palm Oil Technology (SPOT).
  • Evaluasi Dampak Investasi: Menilai sejauh mana penanaman modal swasta dapat meningkatkan nilai tambah produk, mendongkrak efisiensi energi, serta mereduksi emisi gas rumah kaca di sektor industri sawit.
  • Identifikasi Faktor Kunci: Memetakan pendorong utama serta hambatan dalam adopsi teknologi baru dan investasi pada sektor-sektor prioritas nasional.

2. Melibatkan Lintas Pemangku Kepentingan Strategis

Kegiatan FGD ini mempertemukan berbagai unsur penting baik dari tingkat daerah maupun nasional untuk memastikan perumusan kebijakan yang komprehensif. Berdasarkan daftar undangan resmi penelitian, acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, di antaranya:

  • Unsur Pemerintahan Daerah: Asda bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bappeda, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, hingga Kantor Pertanahan Kab. Lebak.
  • Asosiasi Petani dan Pelaku Industri: Perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Banten, APKASINDO Banten, GAPKI Banten, dan GPPI Banten.
  • Korporasi dan Kamar Dagang: PTPN Regional 3 (ex-PTPN VII) Banten, Presdir Agro Investama Group, serta KADIN Provinsi Banten dan KADIN Kab. Lebak.

3. Advancing Sustainable Palm Oil via SPOT Technology

Through this collaborative forum, the deployment of Seamless Palm Oil Technology (SPOT) was spotlighted as a tangible model of how green technology (greentech) tackles energy efficiency and emission reduction challenges without compromising upstream productivity.

By uniting scientific research from BRIN, government policy backing, and active industry participation from entities like Agro Investama Group, the initiative aims to yield robust policy recommendations—steering Indonesia’s palm oil sector toward a clean, self-reliant, and globally competitive downstream era.

Tags: , , ,