Sinergi dalam Kehangatan: Tasyakuran Kantor Baru Agro Investama dan Semangat Toleransi Bersama Kyai Said Aqil Siroj

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Jalan Prof. Mohammad Yamin No. 16, Menteng, pada Rabu petang (4/3). Agro Investama Group menggelar acara tasyakuran kantor baru yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama Islam Nusantara Foundation (INF).

Acara ini menjadi momen istimewa yang mempertemukan dua sahabat lama: Petrus Tjandra, CEO Agro Investama Group, dan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, ulama kharismatik sekaligus tokoh Islam moderat. Kehadiran para tokoh agama, pengusaha, dan kolega di gedung baru yang lebih luas dan megah ini menandai babak baru bagi perjalanan Agro Investama.

Petrus Tjandra, CEO Agro Investama Group

Persahabatan Melampaui Sekat

Gelak tawa pecah saat Kyai Said Aqil Siroj memberikan sambutan. Dengan nada berseloroh, beliau menyapa Petrus Tjandra sebagai sosok sahabat yang sangat dekat dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.

“Tak lupa terima kasih kepada shohibul bait, Gus Petrus, NU Cabang Katolik,” ujar Kyai Said yang langsung disambut tawa riuh para hadirin.

Petrus Tjandra sendiri tampil akrab mengenakan peci hitam. Dalam sambutannya, ia menyapa Kyai Said dengan panggilan “Abah” dan mengutip ayat Al-Qur’an tentang kesabaran, Innalaha ma’ashobirin, yang ia pelajari dari tausiah sang Kyai. Bagi Petrus, hubungan ini bukan sekadar formalitas bisnis, melainkan persahabatan tulus yang telah melewati berbagai fase kehidupan selama 15 tahun terakhir.

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, Ketua Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation (INF)

Dari Laboratorium ke Pemberdayaan Umat

Di balik suasana santai tersebut, tersimpan visi besar bagi kemajuan agroindustri nasional. Agro Investama Group dan INF memiliki kesamaan pandangan dalam memberdayakan ekonomi berbasis kerakyatan, khususnya melalui jaringan pesantren.

Petrus menekankan bahwa pesantren memiliki potensi luar biasa sebagai penggerak ekonomi desa. “Hampir tidak ada desa terpencil tanpa pesantren. Mencari mitra yang pintar itu mudah, tapi mencari yang bisa dipercaya itu luar biasa,” ungkapnya.

Kerja sama ini menyasar sektor perkebunan sawit rakyat. Agro Investama Group berkomitmen untuk menjadikan pesantren sebagai pusat pengembangan sawit, sehingga manfaat ekonomi komoditas strategis ini tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar, tetapi juga menjangkau petani kecil melalui wadah seperti Koperasi Tani NU (Koptanu).

Babak Baru di Menteng

Kepindahan Agro Investama Group ke kantor baru di Menteng sejak Januari lalu merupakan simbol pertumbuhan perusahaan. Kini, dengan berbagi ruang kantor bersama Islam Nusantara Foundation, Petrus berharap kolaborasi antara nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, dan profesionalisme industri dapat berjalan beriringan.

“Semoga dengan adanya Islam Nusantara Foundation di sini, Menteng jadi Menteng yang syariah,” kelakar Petrus yang menutup sore itu dengan penuh rasa syukur.

Acara tasyakuran ini membuktikan bahwa bagi Agro Investama Group, bisnis bukan hanya soal angka produksi, melainkan tentang membangun fondasi kepercayaan dan memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan ekonomi umat.

Tags: ,